Wednesday, Apr 23rd

Last update03:38:03 PM GMT

RSS
You are here Home

Urang Minang.com

Telepon Penting di Kota Padang

E-mail Cetak PDF

+ POSKO ESIA 0751 9824971 s/d 9824980
+ POSKO FLexi 0751-44580, 0751-40731[10], 0751 446580 atau 0800751
+ SATKORLAK PADANG 0751 812550
+ SAR PADANG 0751 484533
+ TNI PADANG 0751 28718
+ KOGAMI 0751 7860280
+ Telkom Bebas Pulsa 0800 1 000 000
+ Posko Gubernur Sumbar No. Telp. (0751) 7883147
+ Posko Walikota Padang No. Telp. (0751) 812878
+ Posko Padang (0751) 484533

 


Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 09 September 2011 19:32

Lapau Nasi Rang Minang

E-mail Cetak PDF

Di edit dari : Catatan Beryl Causary di Facebook

Kuliner dianggap sebagai warisan Minangkabau, karena mampu mendominasi jenis masakan yang ada di Indonesia. Begitu pula orang menyimpulkan tentang batik. Batik yang dianggap sebagai warisan Jawa, karena mendominasi berbagai ragam batik yang ada di Indonesia. Dominasi kuliner Minangkabu ini di Indonesia, disebabkan perantau Minang tidak satu selera dengan jenis dan ragam masakan setempat, dimana ia pergi merantau.

Para perantau Minang itu ketika rindu kampung halamannya, mencoba memasak sendiri, kemudian memasak bersama,  hingga  membuka warung untuk melayani kepentingan perantau itu sendiri, yang jumlahnya kian membesar.

Jika ditilik, tujuan merantau pada diri orang Minangkabau adalah untuk mencari kemuliaan melalui ilmu dan harta.

Nak mulia bertabur urai. Nak kayo kuek mancari. Nak bapangkek dirikan kemenangan.

Cita rasa masakan yang ada di lapau nasi Minangkabau itu,  umumnya menyanyikan masakan sederhana, kemudian dinilai istimewa oleh masyarakat non minang. Di seluruh pelosok Nusantara, terdapat lapau Mingkabau ini, sebutan yang beragam, yaitu Restoran Padang, Warung Nasi Padang, dll. Keistimewaan masakan minang itu disebabkan perpaduan rasa yang berimbang antara rasa manis – rasa asam – rasa asin – rasa gurih dan lagit.

Akhirnya untuk melayani sesama perantau minang dan dapat pula dinikmati oleh masyarakat diluar minang, maka membuka peluang kepada perantau minang  membuka “lapau” ini atau bekerja di lapau sambil membawa piring bak  “penari piring” .  Ketika ada kemampuan, ada peluang dan ada pengetahuan kuliner,  maka menciptakan cara yang paling mudah untuk menggunakan kemampuan diri para perantau minang itu dalam menggunakan tenaga dan upayanya berupa ” tulang nan salapan karek” . Inilah modal ketika orang minangkabau memulai perantauan.

Keunggulnya kuliner Minangkabau, tidak saja karena cita rasa, bisa juga karena kesederhanaan dan kepraktisan. Praktis dalam penghidangannya menyebabkan restoran Minang mampu menyaingi restoran yang berkelas.  Hal ini tentu berbeda di awal perkembangan Lapau Minangkabau zaman dulu hingga menjadi Restoran Padang sebagaimana yang kita kenal saat ini. Lapau Nasi yang semula diwujudkan dalam pelayanan yang sederhana – murah dan terjangkau oleh barbagai kalangan baik dalam bentuk  nasi bungkus atau nasi kotak, dapat pula dihidangkan  untuk mengisi menu makanan rapat. Lapau Nasi melayani siapa saja, untuk mengganjal perutnya di pojok-pojok jalanan atau kaki lima atau di tempat manapun setiap orang pasti merasa dirinya lapar.

Lapau Nasi Minangkabau tak pandang kelas sosial. Bagi pemilik lapau - dapat dijadikan sebagai komodisti usaha untuk memperoleh uang. Atas penghasilan lapau nasi ini, pemilik lapau akan menerima uang dari omzet yang bisa berlipat ganda. Akhirnya Lapau Nasi Minangkabau – berada di  garda depan kuliner Nusantara, yang dikenal dari kalangan atas hingga rakyat jelata.

Yang ikut berjasa memperkenalkan kuliner minangkabau adalah Orkes Gumarang dengan lirik-lirik indahnya tentang masakan minang. Orkes Gumarang yang berhasil mengangkat lagu Minang era ‘60-an ke Jakarta. Orkes ini berjasa besar menaikkan pamor restoran Minang di ibukota. Ketika masa dahulu belum ada Restoran siap saji seperti sekarang ini, maka gaung makan di Restoran Minang telah berkumandang ke seluruh Nusantara. Pusat kuliner Minangkabau di Jakarta tempo doeloe ada di wilayah Kramat Raya hingga Matraman Raya. Jika orang bepergian keluar kota dari Jakarta menuju Bandung via Puncak menggunakan angkutan umum/bus, maka bagi para sopir bus yang memutar kaset lagu Minang,  selalu dapat jatah makan gratis. Demikian pula sopir taksi yang membawa penumpang.

Bagi yang bukan orang Minang akan terbuai pula dengan alunan lagu, juga akan masuk ke Lapau Nasi Rang Minangkabau ini . Atau bagi yang lidahnya sudah pacak ( sudah cocok) dengan rasa pedas, aroma dan harumnya komposisi bumbu, dapat menikmati masakan minang itu. Mereka juga akan semakin larut dalam lagu-lagu sendu atau lucu-lucu ala Minang. Bukan kebetulan kalau lterdapat banyak lagu berkonotasi “lambuang” atau kerinduan perantau, sang pengelola restoran seperti ; Kampuang nan jauah di mato, Teluk Bayur Permai, Marapi- Singgalang.

Lagu-lagu berjudul masakan  atau menyindir masalah “lambuang” antara lain :

Urang gaek mancilok lamang, luko bibianyo dek sambilu ……. (Si Nandi-nandi).
Lompong sagu bagulo lawang, sadang katuju diambiak urang ……. (Lompong Sagu).
Bunyi kulek cando badendang, indak tampak mintuo lalu ………(Bareh Solok)
Bia tarumuak badan di rantau, rinuak di kampuang takana juo (Palai Rinuak).
Kawin sama orang Jawa, tahu ka tahu……tempe ka tempe…..(Oslan Husen taragak patai jo jariang)

Apalagi ya……. Bagaimana dengan lagu-lagu “lambuang”  yang jenaka lainnya ?  Nama restoran-restoran tempo dulu yang ada di Kramat dan Puncak , antara lain : Restoran Beringin. Restoran Roda. Restoran Saiyo. Dari dulu pun sebenarnya mereka telah mempraktekkan sistem kerja sama ” wara laba “.  Akan tetapi wara laba yang dianutnya berbeda dengan sistem wara laba yang dikenal sekarang. Jika sekarang – jenis wara labanya adalah satu manajemen – dimana goodwillnya telah dibeli oleh pihak lain.

Apa sebab dan sejak kapan sistem frenchise itu melanda Lapau Minangkabau ? Tidak lain karena dari sekedar lapau sederhana berubah menjadi restoran kecil, kemudian mengembangkan sayapnya dalam satu bendera yang menyandang nama nama Restoran besar seperti yang kita kenal  sekarang ini, seperti Simpang Raya, Sederhana, Salero Bagindo.”

Dari sekedar memenuhi hajad perut, lidah dan selera, Lapau Minangkabau kemudian berkembang jadi restoran Padang atau restoran Minang. Tidak saja memenuhi kebutuhans segelintir orang yang masih mempertahankan keaslian seleranya – kemudian Lapau Minangkabau berkembang menjadi restoran tidak sederhana lagi, melainkan menjadi restoran  yang mahal dan eksklusif. Citra rasa sudah bisa dinikmati secara universal dan kadang tidak lagi sesuai ke khas kuliner Minangkabau. Sekarang kita menganut paham bekerja sama dalam keramahan “  di awak nan paralu pitih.

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 09 September 2011 19:22

Yang dapat anda lakukan bila terjebak saat gempa

E-mail Cetak PDF

Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI) www.kaskus.us. com.

Saya telah merangkak di bawah 875 reruntuhan bangunan, bekerja sama dengan tim penyelamat dari 60 negara, dan mendirikan tim penyelamat di beberapa negara serta salah satu dari ahli PBB untuk Mitigasi Bencana selama 2 tahun.

Saya telah bekerja di seluruh bencana besar di dunia sejak tahun 1985.Pada tahun 1996 kami membuat film yang membuktikan keakuratan metode bertahan hidup yang saya buat. Kami meruntuhkan sebuah sekolah dan rumah dengan 20 boneka di dalamnya. 10 boneka "menunduk dan berlindung" dan 10 lainnya menggunakan metode bertahan hidup "segitiga kehidupan".

Setelah simulasi gempa, kami merangkak ke dalam puing-puing dan masuk ke dalam bangunan untuk membuat dukumentasi film mengenai hasilnya. Film itu menunjukkan bahwa mereka yang menunduk dan berlindung tidak dapat bertahan hidup dan mereka yang menggunakan metode saya "segitiga kehidupan" bertahan hidup 100%.

Film ini telah dilihat oleh jutaan orang melalui televisi di Turki dan sebagian Eropa, dan disaksikan pada program televisi di USA, Canada dan Amerika Latin. Bangunan pertama yang saya masuki adalah sebuah sekolah di Mexico City pada gempa bumi tahun 1985.Semua anak berlindung di bawah meja masing-masing.Semua anak remuk sampai ke tulang mereka. Mereka mungkin dapat selamat jika berbaring di samping meja masing-masing di lorong.Pada saat itu, murid-murid diajarkan untuk berlindung di bawah sesuatu.

Secara sederhana, saat bangunan runtuh, langit-langit akan runtuh menimpa benda atau furniture sehingga menghancurkan benda-benda ini, menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.Ruangan kosong ini lah yang saya sebut "segitiga kehidupan".Semakin besar bendanya, maka semakin kuat benda tersebut dan semakin kecil kemungkinannya untuk remuk.Semakin sedikit remuk, semakin besar ruang kosongnya, semakin besar kemungkinan untuk orang yang menggunakannya untuk selamat dari luka-luka.

Suatu saat anda melihat bangunan runtuh di televisi, hitunglah "segitiga kehidupan" yang anda temui.Segitiga ini ada di mana-mana dan merupakan bentuk yang umum. Hampir semua orang yang hanya "menunduk dan berlindung" pada saat bangunan runtuh meninggal karena tertimpa runtuhan.

Orang-orang yang berlindung di bawah suatu benda akan remuk badannya. Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi meringkuk secara alami. Itu juga yang harus anda lakukan pada saat gempa.Ini adalah insting alami untuk menyelamatkan diri. Anda dapat bertahan hidup dalam ruangan yang sempit.Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.

Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu ternyata tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan terbentuk.Disamping itu, bangunan kayu memiliki sedikit konsentrasi dari bagian yang berat.

Bangunan dari batu bata akan hancur berkeping-keping.Kepingan batu bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit yang meremukkan badan dibandingkan beton bertulang. Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur.Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur.

Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika terjadi gempa. Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada saat bangunan runtuh akan meninggal.Mengapa?Jika anda berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut rubuh ke depan atau ke belakang anda akan tertimpa langit-langit di atasnya.Jika pintu tersebut rubuh ke samping, anda akan tertimpa dan terbelah dua olehnya.

Dalam kedua kasus tersebut, anda tidak akan selamat! Jangan pernah lari melalui tangga.Tangga memiliki "momen frekuensi" yang berbeda (tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama).Tangga dan bagian lain dari bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama lain sampai terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut.Orang-orang yang lari ke tangga sebelum tangga itu rubuh akan terpotong-potong olehnya.Bahkan jika bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga. Tangga akan menjadi bagian bangunan yang paling mungkin untuk rusak.

Bahkan jika gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan diri.Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagian lain dari bangunan tidak rusak. Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan.Akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalamnya.

Semakin jauh anda dari bagian luar bangunan akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri anda tertutup. Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan kendaraan.

Ini yang ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan tol Nimitz.Korban dari gempa bumi San Fransisco semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka & meninggal. Mereka mungkin dapat selamat dengan keluar dari kendaraan dan berbaring di sebelah kendaraan mereka.Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.

Saya menemukan, pada saat saya merangkak di bawah kantor perusahaan koran dan kantor lain yang menyimpan banyak kertas bahwa kertas tidak memadat.Ruangan kosong yang besar ditemukan di sekitar tumpukan kertas-kertas..

Semoga bermanfaat..

 

Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 10 September 2011 06:38

Vehicle Tires Validity Period

E-mail Cetak PDF

 

 

For our safety :
Vehicle tires have a 4-year validity period from their Date of Manufacture (DOM).
Thereafter, the tire expires and may burst whilst in use.

How to find out whether your tire has expired?Check for a stamp like this: (*4002*) There is an asterisk at the beginning and at the end of this serial number. The first two numbers 40 will tell which week of the year has it been manufactured.NB: One year has 52 weeks. The last two numbers represent the year of make. Therefore, *4002* shows that the said tire is manufactured in the 40 th week of the year 2002.

Check all your tires for safety purposes. Do not use expired tires. They are likely to burst (especially when running in hot weather) because the rubber component may have hardened and cracked

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 20 Juni 2010 05:53

Uwok Ikan Patin

E-mail Cetak PDF

Resep dari :

M.D.Saib St. Lembang Alam
Asal: Koto Tuo – Balai Gurah – Bukit Tinggi
58 th / Jatibening – Bekasi

1. Bahan :

Ikan Patin k.l berat  500 gram 2 ikua, dipotong 6 termasuk kepala

2. Bumbu-bumbu

– Daun bawang /daun sop 5 tangkai, irih

- Daun ruku-ruku saganggam

- Bawang merah 6 siuang, irih aluih

- Bawang putiah 3 siuang, irih aluih

- Lado merah 10 buah digiliang haluih (kalau nak padeh buliah ditambah jo lado kutu)

- Daun kunyik ampek alai

- Daun limau 4 halai

- Serai limo buah

- Limau ketek-ketek (jeruk limau kato urang di pasa) 3 buah

- Tomat masak duo buah dipotong dadu ketek-ketek

- Garam

- Minyak goreng satu setengah sendok makan

3. Cara membuat

- Daun Bawang yang sudah diiris,  daun ruku-ruku, bawang merah dan bawang putiah digiling halus, cabe merah digiliang, garam, dicampurkan / diaduk. Diberi air jeruk purut/ jeruk sambel.

- Ikan patin yang sudah dipotong-potong dicampurkan.  Masukkan  pula sabagian bumbu ke bagian dalam ikan patin tarutamo di kapalanya.

Sadiakan kuali atau periuk yang ada  penutup rapat tapi ada sedikit lubang angin.

- Susun empat helai daun kunyik lebar manupi dasar periuk.

- Masukkan minyak goreng ( di atas susunan daun kunyik)

- Letakkan sarai nan alah ditumbuak (dimemarkan) basilangan di ateh daun kunyik

- Letakkan daun limau utuh, baserak

- Letakkan / potongan tomat ketek-ketek, berserak

- Masukkan ikan patin yang sudah bercampur dengan bumbu daun bawang / cabe  / garam bersusun susun di dalam panci. Masaklah ikan patin dengan cara ditutup dan diberi lobang anging.

- Jerangkan di api kecil selama 1 jam


Catatan

Perhatikan benar tidak ada air sama sekali didalam panci

Sasudah dimasak sakitar duo puluah menit dan dapat dipastikan harumnya telah menyebar didalam dapur, jika ikan patin belum matang jangan diganggu- ganggu

Masak dengan cara ini bisa juga dilakukan pada udang, dan ikan lainnya

Cobalah dan yang empunya resep ini telah mencoba nya.

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 09 September 2011 16:17

halaman 1 of 70