Berwisata ke Danau Singkarak, Waktu Terasa Berjalan Lambat

  Rating: 0 ( 0 Votes)
Dikirimkan pada 14 Dec, 2015 | Dibaca: 570 | Nomor Artikel: #0648
Sarankan Laporkan Print Favorit

Bila Anda mengira bahwa Sumatera hanya terkenal dengan Danau Toba, Anda salah!

Sekitar 70 km dari kota Padang, Sumatera Barat – Anda akan menemukan Danau Singkarak. Disini, waktu terasa berjalan lambat karena atmosfirnya sangat menenangkan hati. Terlihat sampan-sampan milik nelayan menghiasi permukaan danau. Belum lagi background bukit-bukit hijau nan asri, semakin menambah eloknya Danau Singkarak.

danau-singkarak

Danau Singkarak memiliki luas 1.000 hektar. Hamparan ini menjadikannya danau terluas kedua setelah Danau Toba. Kedalamannya mencapai 268 meter dan yang membuat udara disekitar danau ini dingin adalah ketinggiannya yang mencapai 360 meter di atas permukaan air laut! Sejarah terbentuknya danau Singkarak masih simpang siur meski dugaan kuat menyatakan bahwa danau ini terbentuk akibat bergesernya lempeng bumi.

Tak hanya wisatawan dari luar kota yang berkunjung ke danau ini. Warga setempat pun kerap terlihat di sekitar danau ini karena memang hawanya sangat sejuk dan menyegarkan untuk dibuat sekedar berjalan-jalan sore.

Uniknya, danau ini pertama kali dimuat di blog milik ahli biologi Jerman, Ernst Haeckel. Saat itu ia sedang melakukan penelitian tentang ekosistem Danau Singkarak dan dibuat kagum oleh indahnya danau ini. Bahkan ia pun sempat membuat lukisan tentang Danau Singkarak.

Banyak Hal Yang Bisa Anda Lakukan Disini, Memancing, Berfoto Sampai Makan Makanpun Bisa

Sebagai kebanggaan masyarakat Padang, ada banyak hal yang dapat dilakukan di sekitar danau. Anda dapat berenang atau menaiki sampan dan menikmati kawasan asri ini dari tengah-tengah danau. Bila Anda gemar memancing, ada 19 jenis ikan yang siap untuk dikait di alat pancing Anda. Atau, Anda juga bisa ikut bersama nelayan dan menyaksikan keseruan menangkap ikan dengan jala besar.

danau-singkarak-solok

Berfoto-foto menjadi suatu kegiatan yang wajib karena tempat ini sangat pantas untuk diabadikan. Spot dengan latar belakang Bukit Barisan menjadi tempat yang hits untuk diambil fotonya.

Merasa lapar? Ada banyak tempat makan sederhana di sekitar danau. Beberapa warung di daerah tersebut menyediakan cemilan dan minuman hangat. Tapi bila Anda ingin sesuatu yang lebih menarik, Anda bisa memancing ikan dan membakar hasil tangkapan untuk kemudian dinikmati bersama-sama.

Dibalik Ketenangannya, Danau Singkarak Menyimpan Cerita – Cerita Magis

Boleh percaya boleh tidak, ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa Anda tidak akan tenggelam saat berada di Danau Singkarak kalau meminum air danau sebelum melakukan kegiatan. Dengan meminum air danau, artinya Anda sudah menjadi bagian dari orang Singkarak – jadi tidak mungkin tenggelam di danau tersebut. Konon hal ini juga dijadikan sebagai syarat untuk ‘meminta ijin’ pada penghuni gaib yang ada di danau.

Nah, terlepas dari mitos ini, Danau Singkarak merupakan tempat wisata yang wajib dikunjungi.

Walaupun Begitu Danau Singkarak Selalu Mempesona Wisatawan Asing Yang Datang

danau-singkarak

Tahukah Anda, Danau Singkarak menjadi salah satu bagian dari event balap sepeda internasonal. Tour de Singkarak dilaksanakan setiap tahun dan melibatkan pembalap sepeda dari berbagai negara. Tur ini pun membantu mengenalkan budaya dan alam Sumatera Barat.

Cobalah rute yang berbeda saat pulang dan pergi karena pemandangan yang disuguhkan sangat indah. Anda akan melewati perbukitan berkelok serta melintasi tepian danau. Tersedia pula kereta wisata dengan rute Padang Panjang, Solok dan Sawahlunto.

Artikel Terkait